Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Ditemukan

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seluruh korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Total ada 10 korban terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang. Dua korban terakhir ditemukan pada hari ketujuh pencarian, yakni Jumat, 23 Januari 2026.

Sebelumnya, ditemukan enam korban pada Rabu, 21 Januari 2026. Sedangkan korban pertama dan kedua ditemukan Minggu dan Senin, 18-19 Januari 2026.

BACA: Momen Pangdam Hasanuddin Beri Hormat Tim SAR Penemu Black Box Pesawat ATR 42-500

Dari sepuluh korban, tiga korban telah teridentifikasi, antara lain pegawai KKP Deden Maulana dan dua pramugari, Florencia Lolita Wibisono dan Esther Aprilita Sianipar.

Temuan dua korban terakhir itu dilaporkan Letda (Inf) Sudirman) Danton 1 Kipan A Yonif 700 Wira Yudha Cakti (WYC) sebagai ketua tim di lapangan.

BACA: Delapan dari 10 Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

Dalam laporannya kepada Asren dan Asops Kasdam XIV/Hasanuddin melalui radio komunikasi, Sudirman melaporkan tim gabungan dari Yonif 700/WYC, Jasdam, dan masyarakat setempat, berhasil menemukan paket kesepuluh.

“Alhamdulillah kita berhasil menemukan paket terakhir atau kesepuluh. Terima kasih atas doa seluruh masyarakat Indonesia dan terima kasih atas arahan Bapak Pangdam XIV/Hasanuddin, Asops, dan Asren Kasdam serta seluruh pimpinan TNI,” ucap Sudirman dari lokasi penemuan jenazah dikutip dari Instagram Kodam Hasanuddin.

BACA: Mesin dan Alat Pemancar Transmisi Lokasi Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

Informasi ini langsung disambut haru oleh tim komando yang berada di Posko Aju Desa Tompobulu.

Atas keberhasilan tersebut, Asisten Operasional (Asops) Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel (Inf) Dody Priyo Hadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang telah berjuang tanpa kenal lelah di medan ekstrem dan cuaca yang tidak menentu.

Helikopter mengangkut salah satu korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 ke helikopter, Kamis, 22 Januari 2026. Dok: Pendam XIV/Hasanuddin

“Terima kasih kepada seluruh teman-teman di depan. Kita bangga, kita hormat kepada rekan-rekan Tim SAR Gabungan, kepada anggota kita yang berada di lokasi,” ujar Dody di Posko Aju Desa Tompobulu.

Pesawat milik PT Indonesia Air Transport (IAT) itu mengangkut tiga penumpang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sedang menjalankan misi pengawasan wilayah laut.

Atas temuan seluruh korban ini, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengucapkan terima kasih.

Anggota TNI yang tergabung dalam tim SAR menemukan salah satu dari dua korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang ditemukan Jumat, 23 Januari 2026. Dok: Pendam XIV/Hasanuddin

“Kami atas nama keluarga besar Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan mengucapkan terima kasih atas perjuangan yang tulus dari rekan-rekan. Terima kasih telah membawa pulang rekan-rekan kami kembali ke keluarga. Semoga rekan-rekan senantiasa dilindungi dalam bertugas,” demikian balasan komentar dari akun Instagram Ditjenpsdkp menanggapi informasi temuan di Instagram Kodam Hasanuddin. (*)

Penulis: Isti Azza

Leave a Reply