IDEALOKA.COM (Madiun) – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan pihaknya berencana mengevaluasi data penerima bantuan sosial (bansos) agar program tersebut lebih tepat sasaran.
Alokasi bansos bagi penerima berusia produktif akan dibatasi maksimal selama lima tahun. “Bansos itu akan kami evaluasi setiap tiga bulan. Kami target penerima manfaat ini maksimal lima tahun, setelah itu dievaluasi,” ujarnya di Pendapa Ronggo Djumeno, Kabupaten Madiun, Jumat, 21 Februari 2025.
BACA: Mbak Chica Serahkan Bansos Pendidikan GNOTA pada Siswa SMPN 1 Banyakan
Setelah lima tahun, penerima bansos berusia produktif akan didorong ke progam pemberdayaan. Tujuannya, agar mereka lebih mandiri dan graduasi, yakni berakhirnya kepesertaan sebagai penerima manfaat sosial.
Sementara, bansos bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas tetap akan diberikan secara berkelanjutan.
“Akan kami evaluasi kecuali yang lansia ya, sama penyandang disabilitas. Tapi, selain itu akan kami kaji,” kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.
BACA: 3.484 Warga Lansia Kabupaten Kediri Terima Bansos Jaslut Tahap Ketiga
Mantan Wali Kota Pasuruan itu menegaskan bahwa bansos tidak mengalami pengurangan meski pemerintah menerapkan efisiensi anggaran.
Bahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, bansos justru bisa ditambah jika memang diperlukan. Adapun penyaluran bansos triwulan pertama tahun 2025 telah didistribusikan kepada peneriama manfaat.
“Malah kalau memang diperlukan akan ditambah. Tapi, sampai sekarang tidak ada pengurangan sama sekali,” ucap Gus Ipul yang pernah menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur ini. (*)
